Prodi Ekonomi Pembangunan Berpartisipasi dalam International Community Service ABLE International Summer Course 2026

Mangrove Conservation Action – Coastal Clean-Up and Mangrove Seedling Planting

Dosen Progdi Ekonomi Pembangunan dan mahasiswa asing yang berasal dari internal serta eksternal UPN Veteran Jawa Timur dalam kegiatan International Community Service di Mangrove Wonorejo.

Surabaya – Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPN “Veteran” Jawa Timur turut berpartisipasi dalam rangkaian ABLE International Summer
Course 2026
melalui kegiatan International Community Service (ICS): Mangrove Conservation Action – Coastal Clean-Up and Mangrove Seedling Planting di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengalaman
learning beyond the classroom bagi peserta Summer Course. Selain memperoleh pembelajaran akademik, peserta internasional diajak untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan konservasi lingkungan melalui penanaman bibit mangrove dan coastal clean-up.

International Community Service: Mangrove Conservation Action di Ekowisata Mangrove Wonorejo.

Partisipasi Prodi Ekonomi Pembangunan diwujudkan melalui keterlibatan lima dosen, yaitu Dr. Dra. Ririt Iriani Sri S., M.E., Ary Fauziah Amini, S.Pn., M.SE., Dr. Allen Pranata Putra, S.E., M.KP., Fauziah Larasati, S.T., M.Ec.Dev., dan Arivia Fikratuz Zakia, S.E., M.Sc.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi dosen dan peserta untuk melihat secara langsung keterkaitan antara lingkungan, masyarakat, dan pembangunan ekonomi. Kawasan mangrove tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Dr. Dra. Ririt Iriani Sri S., M.E. menyampaikan bahwa pengalaman langsung di lapangan dapat memperkaya proses pembelajaran dan memperkenalkan perspektif pembangunan berkelanjutan kepada peserta.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menghubungkan pendidikan dengan isu pembangunan berkelanjutan.”

Sementara itu, Ary Fauziah Amini, S.Pn., M.SE. menyoroti pentingnya kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan.

“Melalui kegiatan mangrove, peserta dapat melihat secara langsung pentingnya menjaga lingkungan dan ekosistem perairan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.”

Menurut Dr. Allen Pranata Putra, S.E., M.KP., konservasi mangrove juga memiliki keterkaitan dengan pengembangan ekonomi lokal.

“Konservasi mangrove juga dapat mendukung pengembangan ekowisata dan potensi ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.”

Pandangan tersebut diperkuat oleh Fauziah Larasati, S.T., M.Ec.Dev., yang melihat kegiatan ini sebagai contoh keterkaitan antara aspek lingkungan dan pembangunan ekonomi.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman nyata untuk memahami bahwa pembangunan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan keberlanjutan lingkungan.”

Adapun Arivia Fikratuz Zakia, S.E., M.Sc. menyoroti dimensi internasional dalam kegiatan tersebut.

“Keterlibatan peserta dari berbagai negara dalam satu aksi bersama menjadi ruang untuk membangun kolaborasi dan pertukaran perspektif mengenai pembangunan berkelanjutan.”

Peserta dan dosen dalam perjalanan menuju kawasan mangrove.

Kegiatan International Community Service ini juga memiliki keterkaitan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs). Dari sisi pembelajaran berbasis pengalaman, kegiatan mendukung SDG 4: Quality Education. Aktivitas penanaman mangrove dan coastal clean-up berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem perairan dalam konteks SDG 6: Clean Water and Sanitation. Sementara itu, pengembangan potensi ekowisata dan aktivitas ekonomi lokal yang berkelanjutan dapat dikaitkan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth. Keterlibatan peserta internasional dan dosen dalam satu kegiatan bersama juga mencerminkan SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan interaksi lintas budaya.

Melalui partisipasi lima dosen tersebut, Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UPN “Veteran” Jawa Timur turut menghadirkan perspektif ekonomi pembangunan dalam kegiatan yang mengintegrasikan pendidikan, keberlanjutan lingkungan, potensi ekonomi lokal, dan kolaborasi internasional. Ini menjadikan kegiatan ICS sebagai salah satu bentuk nyata pembelajaran pembangunan yang tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir melalui pengalaman langsung bersama masyarakat dan lingkungan.

 

 

Prodi Ekonomi Pembangunan Berpartisipasi dalam International Community Service ABLE International Summer Course 2026